Ilmu Pendidikan Agama sebagai Landasan Moral dan Spiritual Peserta Didik: Kajian Konseptual
Keywords:
Ilmu Pendidikan Agama, Moral, Spiritual, Karakter, Peserta DidikAbstract
Ilmu pendidikan agama memiliki peran penting sebagai landasan pembentukan moral dan spiritual peserta didik di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks. Kajian terdahulu umumnya membahas peran tersebut dari satu sisi saja, sehingga hubungan antara pembentukan nilai moral, pengembangan spiritual, tantangan implementasi, dan dampaknya terhadap perilaku belum tersusun dalam satu kerangka yang utuh. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan peran ilmu pendidikan agama dalam membangun karakter individu yang berakhlak mulia serta memiliki kesadaran spiritual yang kuat. Kajian menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap buku, jurnal ilmiah, dan karya tulis yang berkaitan dengan ilmu pendidikan agama, moral, dan spiritualitas, dianalisis dengan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan agama tidak hanya dipahami sebagai proses transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai upaya internalisasi nilai moral dan spiritual yang menekankan keseimbangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Dalam pembentukan moral, pendidikan agama menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan rasa hormat; dari aspek spiritual, pendidikan agama membantu peserta didik membangun hubungan yang harmonis dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan. Keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh teladan guru, lingkungan sekolah yang religius, serta pembiasaan nilai keagamaan. Kajian ini menyimpulkan bahwa internalisasi nilai hanya berlangsung apabila sekolah, keluarga, dan masyarakat memberikan penguatan yang konsisten dan saling sejalan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Innovative Education and Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















